Berita

Jokowi Harus Ganti Menteri Rini dengan yang Lebih Nasionalis

JUMAT, 07 AGUSTUS 2015 | 17:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

‎. Selama ini, BUMN sudah terbukti menjadi tulang-punggung perekonomian di sejumlah negara, termasuk Tiongkok. Namun di Indonesia, sejumlah BUMN papan atas dibiarkan terus merugi akibat kesalahan manajemen dan dugaan adanya kepentingan melekat yang membuat sejumlah BUMN dibajak oleh mafia bisnis yang bertahun-tahun hidup dari tidak optimalnya pengelolaan itu.‎

"Dengan dasar itulah, kami meminta Presiden Jokowi segera mencopot Menteri Rini Soemarno. Indonesoa butuh Menteri BUMN yang bersih dari kepentingan melekat sehingga mampu bertindak tegas untuk mewujudkan BUMN yang handal dalam menjalankankan fungsi strategis sebagaimana yang diperintahkan oleh UU," Kata aktivis Aliansi Masyarakat untuk Indonesia Bersih (AMIR), Rhugby AS, dalam unjuk rasa di Kementerian BUMN, Jakarta (Jumat, 7/8). ‎

‎Ke depannya, imbuh Rhugby, Presiden Jokowi harus mencari figur yang tepat guna menggantikan Rini Soemarno. Menteri BUMN sejatinya selain profesional, berintegritas juga memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. ‎

Selama ini dipimpin Rini, sambungnya, kinerja kementerian BUMN tak terkontrol dan tentu saja ini sangat membahayakan perekonomian Indonesia, mengingat besarnya asset BUMN dan fungsi-fungsi strategis yang mestinya diemban oleh perusahaan negara. Bila dibiarkan,  BUMN akan terus menjadi sapi perah kekuatan-kekuatan bisnis yang berada di belakang Rini Soemarno, sehingga akan terus merugi tanpa membawa dampak apapun terhadap kesejahteraan masyar‎akat. ‎

‎"‎Selama menjabat jabatan publik sebelumnya juga tidak ada prestasi yang bisa dibanggakan dari seorang Rini Soemarno, selain bagi-bagi kuota ekspor dan impor yang hanya menguntungkan segelintir orang," demikian Rhugby. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya