Berita

saleh daulay/net

MUKTAMAR MUHAMMADIYAH 47

Saleh Daulay Yakin Haidar Nashir Bisa Bawa Muhammadiyah Lintasi Tantangan

JUMAT, 07 AGUSTUS 2015 | 10:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dari sisi pengalaman organisasi, Haidar Nasir adalah salah satu pimpinan persyarikatan Muhammadiyah yang tergolong senior. Selain dikenal menguasai tertib organisasi, Haidar juga sangat rajin menulis dan menafsirkan dan mengkontekstualisasikan prinsip, pandangan dan ajaran-ajaran Muhammadiyah.

Kepiawaian Haidar dalam berorganisasi dibuktikan dengan kiprah dan pengabdiannya selama ini. Apalagi, dalam beberapa kali muktamar terakhir selalu dipercaya oleh muktamirin untuk masuk dalam komposisi 13 pimpinan Muhammadiyah. Selain duduk dalam posisi Wakil Ketua, Haidar Nasir juga pernah menduduki sekretaris umum PP. Muhammadiyah.

Demikian disampaikan mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay, terkait dengan posisi Haidar Nashir yang kini menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 7/8).


"Pak Haidar bukan kader yang muncul tiba-tiba. Rekam jejaknya mudah ditelusuri. Apalagi beliau juga pernah menjadi Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebelum kemudian aktif di PP Muhammadiyah," ungkap Saleh, yang juga Ketua Komisi VIII DPR RI.

Masih kata Saleh, pemikiran dan aktvitas Haedar dalam membesarkan Muhammadiyah akan mampu membawa Muhammadiyah melintasi tantangan yang semakin kompleks. Selain itu, keteduhan dan kelembutannya dalam berkomunikasi akan mampu meluaskan jaringan Muhammadiyah secara eksternal. Tidak heran bila banyak peserta muktamar yang berharap Muhammadiyah di dalam periode ini akan lebih banyak berbuat.

Selain itu, lanjutnya, komposisi kepemimpinan PP Muhammadiyah yang baru saja terpilih merupakan komposisi yang saling melengkapi. Di sana ada ahli agama Islam, pendidikan, hukum, ekonomi, kesehatan, budaya, politik, kaderisasi, dakwah, dan tentu semuanya sudah terlatih dalam berorganisasi. Kepemimpinan yang bersifat kolektif kolegial yang menjadi budaya di Muhammadiyah akan menjadi kekuatan sinergis yang dapat membantu Haidar Nasir dalam mengemban amanah.

"Kalau boleh dikatakan, 13 orang pimpinan Muhammadiyah ini seperti simfoni. Jika dimainkan akan menghasilkan irama yang indah nan elok. Komposernya tidak terlalu sulit bekerja karena masing-masing sudah mengerti tugas dan fungsinya," jelas Saleh.

"Saya berharap, Muhmmadiyah di bawah kepemimpinan Haidar Nasir bisa lebih maju dan berkemajuan. Umat dan bangsa ini masih membutuhkan karya bakti Muhammadiyah. Tentu dengan berbagai inovasi dan kreasi, berbagai persoalan yang ada akan dapat diselesaikan dengan baik," demikian Saleh. [ysa]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya