Berita

anwar abbas

Singkat, Proses Pemilihan Ketum Muhammadiyah Hanya Butuh Waktu 4 Menit

KAMIS, 06 AGUSTUS 2015 | 21:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

DR. Haedar Nashir terpilih sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2015-2020 dalam rapat formatur yang digelar malam ini (Kamis, 6/8).

Proses pemilihan Haedar oleh formatur dalam rangkaian Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar tersebut berlangsung cepat. Yaitu, hanya butuh waktu 4 menit.

"Rapat dimulai pukul 20.33 WITA," ungkap salah satu anggota Formatur, DR. Anwar Abbas, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL.


Rapat tersebut dipimpin Dahlan Rais, anggota tim formatur, yang kebetulan juga Ketua Panitia Pemilihan Muktamar Muhammadiyah.

Setelah dibuka, pimpinan rapat lalu menanyakan kepada Haedar Nashir apakah bersedia menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah.

Haedar diminta persetujuan karena merupakan pemilih suara terbanyak  dalam pemilihan suara calon formatur Rabu malam. (Baca: Haedar Nashir Memimpin, Hajriyanto di Urutan Buncit)

"Lalu Pak Haedar menyatakan, 'Setuju kalau dipercaya (anggota formatur)'. Itu pukul 20.35," sambung Anwar.

Selang dua menit kemudian, tepatnya pukul 20.37 WITA, rapat formatur akhirnya menyetujui Haedar menjadi Ketua Umum menggantikan Din Syamsuddin. "Jadi hanya empat menit," demikian pakar ekonomi Islam yang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya