Berita

jokowi/net

Jokowi Harus Segera Ganti Sofyan Djalil yang Terbukti Gagal Kendalikan Ekonomi

KAMIS, 06 AGUSTUS 2015 | 07:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Gelombang Pemutusan hubungan kerja (PHK) sudah di depan mata sebagai dampak nilai tukar rupiah atas dolar AS yang terus melemah dan pertumbugan ekonomi yang kian lambat.

Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu kemarin (4/8), melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2015 sebesar  4,67 persen, atau melambat dari periode yang sama tahun lalu (year on year), yang mencapai 5,12 persen. Perekonomian nasional juga melambat jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang tumbuh 4,71 persen secara tahunan.

"Bila ekonomi terus menerus salah urus seperti ini, bukan hanya PHK, dampak ikutannya bisa berdampak ke situasi politik yang tidak stabil," kata peneliti Pusat Kajian Trisakti, Juliaman Napitu Saragih, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 6/8).


Menurut Juliaman, situasi ekonomi yang karut marut seperti sekarang ini, tentu menjadi tanggungjawab Menko Perekonomian, Sofyan Djalil. Karena terbukti tak mampu, Julimana menyarankan Presiden Jokowi untuk segera mengevaluasi Sofyan Djalil.

"Sudah perlu dievaluasi kembali, dan bila mana perlu reshuffle kabinet khusus bidang ekonomi," tegas Juliaman.

Saat disinggung soal figur yang mampu menyelesaikan persoalan ekonomi yang sudah semakin tak menentu, Juliaman berkeyakinan bahwa sosok Rizal Ramli bisa mentuntaskan setumpuk permasalahan.

"Sebaiknyalah orang-orang yang sudah teruji dalam sejarah ditempatkan orang yang tepat di tempat dan waktu yang tepat. Cukup banyak putera bangsa yang bisa diandalkan untuk posisi itu, dan amatan saya, Rizal Ramli sudah cukup teruji," demikian Juliaman. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya