Berita

wikileaks/net

Dunia

PM Jepang Tanya Wapres AS Soal Bocoran WikiLeaks

RABU, 05 AGUSTUS 2015 | 15:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tidak tinggal diam atas bocoran dokumen WikiLeaks yang menyebut bahwa Amerika Serikat mungkin telah memata-matai sejumlah pejabat tinggi pemerintah dan pimpinan perusahaan Jepang.

Abe pun segera menanyakan dugaan tersebut kepada Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

"Jika benar bahwa sejumlah orang Jepang tersebut menjadi target (mata-mata), hal itu bisa mengguncang hubungan kepercayaan dalam aliansi kami dan saya harus mengungkapkan keprihatinan serius," kata Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga pada Rabu (5/8).


Perlu diketahui, WikiLeaks merilis daftar 35 petinggi Jepang yang dijadikan target mata-mata oleh Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat. Termasuk di antaranya adalah pejabat tinggi pemerintah dan pimpinan bisnis.

Kata Suga, seperti dimuat Reuters, Biden telah meminta maaf atas isu tersebut. Namun demikian Suga menolak untuk mengomentari apakah Amerika Serikat telah mengakui memata-matai Jepang atau tidak. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya