Berita

Pendeta Hyeon Soo Lim

Dunia

Pendeta Kanada Akui Plot Subversif di Korea Utara

MINGGU, 02 AGUSTUS 2015 | 14:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Seorang pendeta dari Kanada yang ditahan di Korea Utara akhirnya memberikan pengakuan bahwa dirinya ikut merencanakan aksi subersif di negeri Kim Jong Un itu.

Pendeta Hyeon Soo Lim berasal dari Gereja Cahaya Korea di Toronto Kanada. Ia ditangkap di Pyongyang bulan Januari 2015 begitu tiba dari China.

"Saya telah merusak harga diri dan sistem sosial Republik Rakyat Demokratik Korea, mengikuti skenario AS dan Korea Selatan," ujarnya di hadapan media, pejabat dan diplomat di Gedung Kebudayaan Rakyat, Pyongyang.


Kantor berita KCNA merilis rekaman pengakuan Pendeta Lim itu.

"Saya menyampaikan laporan mengenai apa yang terjadi di Korea Utara di hadapan ribuan orang Korea dalam kebaktian hari Minggu di gereja saya dan selama melakukan tur di lebih dari 20 negara," kata dia lagi. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya