Berita

benjamin netanyahu/net

Dunia

Perdana Menteri Israel Janji Usut Pembunuhan Bayi Palestina

MINGGU, 02 AGUSTUS 2015 | 13:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmud Abbas mengecam pembunuhan seorang bayi Palestina hari Jumat (31/7).

Netanyahu yang menghubungi Abbas via telepon berjanji akan mengusut kasus ini hingga tuntas.

Pembicaraan antara kedua pemimpin negara yang berseteru ini dilaporkan Kantor Perdana Menteri Israel. Pembciaraan di antara pemimpin tertinggi Israel dan Palestina adalah hal yang langka.


"Setiap orang di Israel terkejut oleh aksi terorisme yang dialami keluarga Dawabsha," ujar Netanyahu seperti disampaikan Kantor Perdana Menteri.

Dalam aksi itu Ali Saad Dawabsha, seorang bayi berusia 18 bulan, tewas.

"Kita harus melawan terorisme bersama, terlepas dari pihak mana mereka berasal," ujarnya lagi.

Netanyahu juga mengatakan telah meminta pasukan keamanan Israel untuk melokalisir tempat kejadian perkara.

Setelah menghubungi Abbas, Netanyahu mengunjungi rumah sakit dan menemui ibu dan saudara laki-laki Ali Saad Dawabsha yang sedang menjalani perawatan karena luka bakar.

Sebelum ini, Netanyahu juga menghubungi Abbas pada tanggal 17 Juli lalu untuk menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri.

Itu adalah pembicaraan pertama mereka sejak Juni 2014 ketika Netanyahu meminta bantuan Abbas menjaga keamanan pengembalian jenazah tiga anak muda Israel yang diculik dan dibunuh kelompok militan Palestina. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya