Berita

wikileaks/net

Dunia

WikiLeaks: AS Mata-matai Pejabat dan Perusahaan Jepang

JUMAT, 31 JULI 2015 | 17:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Situs WikiLeaks kembali membuat geger dengan bocoran dokumen yang menunjukkan bahwa pemerintah Amerika Serikat memata-matai sejumlah pejabat serta perusahaan di Jepang.

Dalam beberapa dokumen rahasia yang dibocorkan itu diungkapkan soal diskusi internal Jepang pada perdagangan internasional dan kebijakan perubahan iklim.

Pada salah satu dokumen ada notasi tentang perubahan iklim sebelum KTT G-8 2008 antara Jepang, Australia, Kanada, Inggris dan Selandia Baru .


WikiLeaks juga mempublikasikan 35 daftar warga negara Jepang yang dijadikan target untuk penyadapan telepon. Termasuk di antaranya adalah pejabat kabine, pemimpin Bank, sejumlah pejabat keuangan dan perdagangan serta pelaku industri.

Pemerintah Jepang belum memberikan respon atas hal tersebut.

Namun demikian laporan serupa pernah juga dibocorkan WikiLeaks terkait aksi spionase Amerika Serikat terhadap Jerman, Perancis dan Brazil. Demikian seperti dimuat Associated Press (Jumat, 31/7). [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya