Berita

Dunia

16 Tahun Berkuasa, Raja Ini Mengubah Wajah Negaranya

JUMAT, 31 JULI 2015 | 16:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sejak dilantik sebagai Raja Maroko pada 30 Juli 1999 lalu Muhammad VI berhasil mengangkat Kerajaan Maroko k panggung dunia, membuatnya tidak hanya terpandang di Afrika.

Pendekatan inklusif yang digunakan Raja Muhammad VI dalam menjalankan kebijakan regionalisasunjuga mampi memperkuat kohesifitas ekonomi dan politik di samping menghormati nilai-nilai lokal.

Demikian disampaikan Dutabesar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, Mohammed Majdi, dalam sambutan di peringatan 16 tahun naik tahta Raja Muhammad VI di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis malam (30/7).

Hadir dalam acara itu korps diplomatik negeri sahabat di Jakarta, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrachman Fachir. Juga tampak hadir mantan Dubes RI untuk Tosari Widjaja dan Ketua Sahabat Maroko Teguh Santosa.

Tahun ini, Dubes Majdi melanjutkan, Raja Muhammad VI mengunjungi Senegal, Guinea Bissau, Pantai Gading dan Gabon. Kunjungan ini seperti kunjungan ke negara-negara Sub Sahara lainnya memperkuat hubungan Maroko dengan negara-negara Afrika.

"Maroko juga menjadi financial hub atau titik penghubung keuangan di Afrika. Bank Pembangunan Afrika baru-baru ini menunjuk Kasablanka yang dikenal sebagai ibukota finansial di kerajaan itu sebagai pusat Dana 50 Afrika. Inisiatif ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan, pembangunan manusia dengan didukung kreatifitas finansial.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya