Berita

puing pesawat mh17/net

Dunia

Pasca Veto, Lima Negara Ini Siapkan Pengadilan Independen untuk Tragedi MH17

JUMAT, 31 JULI 2015 | 12:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lima negara yang terlibat dalam penyelidikan soal tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina sejak tahun lalu saat ini tengah mempertimbangkan untuk menggelar pengadilan internasional independen.

Kelima negara itu adalah Malaysia, Inggris, Australia, Belgia, dan Ukraina.

Langkah itu diambil setelah Rusia memveto upaya untuk menggelar pengadilan internasional yang didukung oleh PBB dalam sidang di Dewan Keamanan pada Rabu (29/7).


"Salah satu pilihan adalah untuk melakukan pengadilan internasional yang didukung oleh lima negara," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Belanda seperti dimuat Reuters (Jumat, 31/7).

"Pilihan lain yang dibahas adalah pengadilan yang dibentuk oleh Majelis Umum PBB," smabunya.

Perlu dikebarkan kembali bahwa Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh saat melintasi wilayah Ukraina dalam perjalanannya dari Belanda menuju Kuala Lumpur pada Juli 2014 kemarin. Dalam tragedi tersebut sebanyak 298 penumpang tewas.

Penyelidikan yang dilakukan oleh kelima negara tersebut menuding bahwa Rusia ada di balik tragedi tersebut. Veto yang dilakukan Rusia pada sidang kemarin pun membuat sejumlah negara semakin menuding Rusia.

"Veto Rusia adalah bukti yang meyakinkan," kata Perdana Menteri Ukraina Arseny Yatseniuk.

Sementara itu juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menepis tuduhan bahwa Rusia memiliki peran dalam jatuhnya pesawat. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya