Berita

Kesaksian Agen Properti Beratkan Terdakwa John

KAMIS, 30 JULI 2015 | 22:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sidang kasus pemalsuan dokumen jual beli tanah dengan terdakwa Jhon Enardy yang dipimpin Majelis Hakim Ketua Sarpin Rizaldi kembali dilanjutkan, Kamis (30/7).

Penuturan tiga orang saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini semakin memberatkan terhadap Jhon yang sempat menjadi calon Walikota Padang Panjang. Ia didakwa memalsukan surat surat terkait jual beli tanah di Jalan Kertanegara, Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ketiga saksi yang hadir dalam persidangan yakni Tri Pambudi Harto dari Badan Pertanahan Negara (BPN), kemudian Alvi Deviraldy dan Sukma Rosa sebagai agen properti. Pelapor kasus pemalsuan ini yakni Triharti (80). KTP, KK, dan akta jual nenek ini diduga dipalsukan terdakwa John untuk menjual tanah milik Triharti. Dalam persidangan, saksi Alvi dan Sukma mengaku tidak mengenal Triharti.


Ketika Hakim menunjuk kepada Triharti yang duduk di bangku pengunjung sidang, kedua saksi mengaku tidak mengenalnya.

"Saat jual beli, yang namanya bu Triharti mengenakan hijab, bukan ibu itu," ujar Alvi kepada hakim Sarpin.

Menurutnya, dirinya sempat mensurvei rumah di Kebayoran Baru tersebut, namun ia tidak diizinkan masuk ke dalam lebih jauh oleh terdakwa John. Saat itu, kata Alvi, John mengatakan bahwa Triharti sedang sakit.

Begitupun saksi Sukma mengatakan hal senada, ia dibatasi masuk ke dalam rumah oleh John. Kedua saksi mendapat komisi dari penjualan rumah sebesar 2,5 persen dari total harga rumah Rp 12 miliar.

"Kegiatan jual beli dilakukan di Pondok Indah, ibu Triharti mengenakan jilbab, tapi bukan ibu itu. Lalu saat saya menumpang ke toilet di rumah tersebut, saya tidak boleh masuk oleh pak John, dengan alasan pemilik rumah sedang sakit, memang saya lihat ada orang yang terbaring," tuturnya.

Hakim Prapto juga bertanya ke saksi rosa dan alvi apakah mengetahui siapa pemilik rumah tersebut, bahwasannya transaksi ini ilegal karena yang melakukan transaksi bukanlah orang yang berhak. Kasus ini bermula ketika Triharti hendak menjual tanahnya di Jalan Kertanegara. Namun sertifikatnya digelapkan oleh ED, tetangganya yang juga pilot maskapai. ED sudah dihukum atas perbuatannya.
     
Kemudian Jhon menjual tanah Triharti tersebut dengan surat-surat dan identitas yang diduga palsu. Triharti yang sudah tinggal di Jalan Kertanegara sejak 1952 itu pun melapor ke polisi atas tindak pidana pamalsuan dan berharap masalah yang dialaminya segera berakhir.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya