Berita

xi jinping/net

Dunia

Sejak 2012, Koruptor Kembalikan 38,7 Miliar Yuan ke Tiongkok

RABU, 29 JULI 2015 | 11:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiongkok berhasil mengembalikan uang senilai 38,7 miliar yuan dari kerugian yang dialami negara akibat korupsi.

Menurut keterangan dari partai berkuasa, saat ini Tiongkok tengah gencar mengkampanyekan pemberantasan korupsi. Setiap pejabat yang tertangkap melakukan tindak korupsi diwajibkan untuk mengembalikan uang, tanah atau properti yang diperolah dari hasil korupsi kepada negara.

Partai Komunis Tiongkok menyebut, dana 38,7 miliar Yuan tersebut dikumpulkan antara bulan November tahun 2012 hingga Juni tahun ini.


Tubuh mengatakan dana itu ditemukan antara pertemuan profil tinggi dari pemimpin Partai pada bulan November 2012 dan Juni tahun ini.

Presiden Tiongkok Xi Jinping yang berasal dari Partai Komunis menekankan bahwa dirinya berupaya untuk melawan korupsi yang meluas di negeri tirai bambu itu. Ia berjanji untuk melawan korupsi baik di kalangan "harimau" maupun "lalat". Itu berarti ia berupaya menumpas korupsi dari berbagai kalangan.

Sejaun ini, Xi telah menargetkan berbagai sektor dalam kampanye anti-korupsi termasuk BUMN, sektor energi dan militer. Demikian seperti dilansir Channel News Asia (Rabu, 29/7). [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya