Berita

Harga BBM Versi Pemerintah Tidak Konsisten!

SELASA, 28 JULI 2015 | 17:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintahan Joko Widodo dinilai tidak konsisten. Harga minyak dunia mengalami penurunan tetapi pemerintah tidak menurunkan  harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Penilaian tersebut disampaikan Sekjend Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Arif Hidayatullah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/7).

"Jika kita melihat kebijakan pemerintah yang menyerahkan harga minyak ke pasar (neolibral), harusnya juga pemerintah mengikuti harga pasar. Jika harga minyak di pasar turun, ya pemerintah harusnya juga menurunkan harga BBM," paparnya.

Sikap yang tidak mau menurunkan harga BBM disaat harga minyak dunia turun, sebut dia, mengesankan pemerintah hanya mencari enaknya saja dari setiap kebijakan yang diambil.

"Pokoknya gimana caranya rakyat tetap sengsara," imbuh dia.

Dia juga mempertanyakan pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang mengatakan alasan harga BBM tidak turun untuk menutupi kerugian yang ditanggung Pertamina.

"Lalu kerugian yang dialami rakyat akibat pemerintah menyerahkan harga minyak ke pasar bagaimana?" keluhnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya