Berita

ilustrasi/net

Dunia

Kuba Tak Lagi Masuk Daftar Perdagangan Manusia AS

SELASA, 28 JULI 2015 | 14:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat menghapus Kuba dari daftar negara-negara yang dinilai gagal memerangi perdagangan manusia.

Hal itu terlihat dari laporan tahunan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat terbaru. Laporan tersebut diluncurkan setelah Kuba dan Amerika Serikat memperbaiki hubungan bilateral dan saling membuka kembali kedutaan besarnya.

Wakil Menteri Luar Negeri untuk Keamanan Sipil, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia Sarah Sewall mengatakan Kuba telah membuat kemajuan dalam memerangi perdagangan manusia, terutama dengan tujuan seks. Namun demikian ia menyebut masih ada sejumlah pekerjaan rumah bagi Kuba untuk menangani perdagangan manusia dengan tujuan kerja paksa.


"Pemerintah Kuba tidak sepenuhnya memenuhi standar minimum untuk penghapusan perdagangan, namun telah membuat upaya yang signifikan untuk melakukannya," kata Sewall saat membacakan laporan tersebut seperti dimuat BBC (Selasa, 28/7).

Sebelumnya, Amerika Serikat sebelumnya menuduh pemerintah Kuba memaksa warganya untuk bepergian ke luar negeri untuk bekerja pada proyek-proyek yang didukung pemerintah.

Kuba pertama kali masuk dalam daftar negara yang gagal memerang perdagangan manusia Amerika Serikat pada tahun 2003 lalu.

Namun seiring perbaikan hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Kuba yang dimulai akhir tahun lalu dan baru gencar diimplementasikan beberapa waktu terakhir, Amerika Serikat perlahan mulai membuka diri dengan Kuba. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya