Berita

ilustrasi/net

Dunia

Saingi GPS, Tiongkok Luncurkan Dua Satelit Baru

MINGGU, 26 JULI 2015 | 13:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiongkok meluncurkan dua buah satelit baru ke luar angkasa pada Sabtu (25/7). Sistem navigasi satelit tersebut diluncurkan untuk menyaingi Global Positioning System (GPS) milik Amerika Serikat.

Kedua satelit tersebut diluncurkan oleh sebuah roket dari Xichang Satellite Launch Centre di provinsi Sichuan.

Channel News Asia
mengabarkan bahwa satelit tersebut merupakan satelit ke-18 dan ke-19 yang diluncurkan oleh Tiongkok dengan tujuan untuk mengembangkan sistem navigasi domestik Beidou, atau Kompas.


Beidou sendiri saat ini berpusat di kawasan Asia Pasifik, namun dijadwalkan untuk mencakup seluruh dunia pada tahun 2020 mendatang.

"Kesuksesan peluncuran itu mendandai langkah solid lainnya dalam membangun Beidou menjadi sistem navigasi dengan cakupan global," kata pusat peluncuran satelit tersebut.

Beidou sendiri diluncurkan pertama kali pada tahun 2012 laly untuk bersaing dengan GPS dari Amerika Serikat, GLONASS dari Rusia dan Galileo dari Uni Eropa. Sistem semacam itu telah digunakan oleh sejumlah negara di Asia seperti Laos, Pakistan, dan Thailand.

Satelit baru tersebut ditempatkan untuk menguji jenis baru sinyal navigasi dan hubungan antar satelit.

Sistem Beidou saat ini digunakan untuk layanan sipil seperti navigasi dan pesan, serta di sektor transportasi, peramalan cuaca, dan juga aplikasi militer. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya