Berita

ilustrasi/net

Dunia

Dituduh Praktek Sihir, Warga Desa di Assam Penggal Seorang Wanita Tua

SELASA, 21 JULI 2015 | 14:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang wanita India ditelanjangi sebelum akhirnya dieksekusi dengan cara dipenggal oleh warga desa di negara bagian Assam India karena dituduh mempraktekkan ilmu sihir.

Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, wanita berusia 63 tahun bernama Purni Orang itu disalahkan atas penyakit yang terjadi di desanya.

"Warga desa di distrik Sonitpur jatuh sakit, dan beberapa dari mereka menyalahkan Purni Orang atas kondisi tersebut," kata salah seorang petugas polisis etempat, Samad Hussain kepada BBC (Selasa, 21/7).


"Setelah itu mereka mencap dia penyihir dan membunuhnya," sambung Hussain.

Menindaklanjuti kasus tersebut, sebanyak tujuh orang, termasuk dua wanita ditangkap atas pembunuhan Purni Orang.

Ini bukan kali pertama aksi main hakim sendiri dilakukan warga Assam India karena dugaan praktek sihir. Kepolisian Assam mengungkapkan, selama enam tahun terakhir, setidaknya ada hampir 90 orang yang dipenggal, dibakar hidup-hidup atau ditikam sampai mati karena dituduh melakukan praktik sihir. Sebagian besar di antaranya adalah wanita,

Branding perempuan sebagai penyihir sangat umum di kalangan masyarakat suku dan pekerja perkebunan teh di negara bagian Assam India. Para ahli mengatakan keyakinan takhayul menjadi motif di balik aksi tersebut masih terjadi. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya