Berita

ilustrasi/net

Dunia

ISIS Mulai Gunakan Senjata Kimia

SENIN, 20 JULI 2015 | 17:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS kabarnya telah mulai menggunakan senjata kimia dalam melakukan penyerangan di Irak dan Suriah.

Menurut keterangan dari Peneliti Konflik Persenjataan (CAR) dan Sahan Research, ISIS telah menggunakan bahan kimia dalam penyerangan yang menargetkan pasukan Peshmerga Kurdi Irak di wilayah dekat Mosul pada tanggal 21 dan 22 Juni lalu.

Organisasi yang berbasis di Inggris itu juga mendokumentasikan dua serangan dengan senjata kimia terhadap pejuang Kurdi dari Unit Perlindungan Rakyat (YPG) di provinsi timur laut Hasakeh Suriah pada 28 Juni lalu.


Hal itu sesuai dengan pernyataan dari pihak YPG pasa serangan. Mereka melihat ada yang berbeda dari senjata yang digunakan ISIS.

"Sebagai dampak, proyektil merilis gas kuning dengan bau yang kuat dari bawang busuk," kata YPG dalam sebuah pernyataan.

YPG pun menjelaskan bahwa kondisi tanah di sekitar situs tampak ternoda dengan cairan yang berwarna hijau pada awalnya, tetapi berubah menjadi kuning akibat kontak dengan sinar matahari.

"Pasukan kami yang terkena gas mengalami pembakaran tenggorokan, mata dan hidung, serta sakit parah di kepala, otot, dan mengalami gangguan konsentrasi. Kontak yang terlalu lama dengan bahan kimia juga menyebabkan muntah," sambung pernyataan YPG seperti dimuat Daily Mail (Senin, 20/7). [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya