said aqil siroj/net
said aqil siroj/net
RMOL. Indonesia membutuhkan persatuan dan kesatuan yang kokoh, agar bangsa ini tidak tergerus era globalisasi. Atas alasan itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menyayangkan insiden pelarangan menggelar Salat Idul Fitri di Tolikara, Papua.
"Bangsa Indonesia, apapun agamanya, apapun sukunya, apapun parpolnya, dan apapun alirannya semua harus bersatu memasuki era globalisasi. Saya kecewa berat dan menyayangkan terjadinya peristiwa Tolikara (Papua) di saat bangsa ini membutuhkan kesatuan yang kokoh di era globalisasi," ujarnya dalam kicauan di akun Twitter @saidaqil, Jumat (19/7) malam.
Kyai Said berharap agar kejadian di Tolikara ini menjadi konflik SARA treakhir di negeri ini dan tidak terulang kembali di masa yang akan datang.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16