Berita

said aqil siroj/net

Nusantara

Kyai Said Berharap Insiden Tolikara Jadi Konflik SARA Terakhir

MINGGU, 19 JULI 2015 | 13:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL.  Indonesia membutuhkan persatuan dan kesatuan yang kokoh, agar bangsa ini tidak tergerus era globalisasi. Atas alasan itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menyayangkan insiden pelarangan menggelar Salat Idul Fitri di Tolikara, Papua.

"Bangsa Indonesia, apapun agamanya, apapun sukunya, apapun parpolnya, dan apapun alirannya semua harus bersatu memasuki era globalisasi. Saya kecewa berat dan menyayangkan terjadinya peristiwa Tolikara (Papua) di saat bangsa ini membutuhkan kesatuan yang kokoh di era globalisasi," ujarnya dalam kicauan di akun Twitter @saidaqil, Jumat (19/7) malam.

Kyai Said berharap agar kejadian di Tolikara ini menjadi konflik SARA treakhir di negeri ini dan tidak terulang kembali di masa yang akan datang.


"Jangan sampai ada lagi konflik SARA. Jangan sampai kerusuhan terjadi hanya karena perbedaan agama atau suku. Kalau sampai ada aktor intelektual di balik kejadian ini, maka itu sangat jahat sekali. Karena sebenarnya bangsa ini adalah bangsa yang berbudaya," jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar aparat penegak hukum segera mengungkap insiden Tolikara dan menindak oknum-oknum yang terlibat dalam pelarangan ibadah tersebut.

"Saya berharap pemerintah melalui aparat penegak hukumnya segera mengungkap kejadian ini dan menindak pelakunya," tandasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya