Berita

presiden jokowi/net

Politik

Bila Perlu, Jokowi Blusukan Pantau Pelayanan Mudik

SABTU, 18 JULI 2015 | 13:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Jumlah kecelakaan selama musim mudik mulai H-7 sampai H-1 Lebaran yang dihimpun dari empat Kepolisian Daerah yakni Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur ternyata masih cukup tinggi, yaitu 595 peristiwa kecelakaan.

Ketua Jakarta Transportation Watch (JTW), Andy W Sinaga, mengungkapkan bahwa Polda Sumut melansir 78 peristiwa kecelakaan, 28 korban tewas, 53 luka berat, 72 luka ringan. Polda Jabar mencatat 51 kecelakaan, 6 orang meninggal dunia. Polda Jatim tmencatat 333 peristiwa kecelakaan lalu lintas, dengan 23 korban jiwa, 71 luka berat, dan 463 luka ringan. Sementara itu, data yang dihimpun dari Polda Jateng ada  133 kecelakaan, meninggal dunia 9 orang, luka berat 7 orang, dan luka ringan 185 orang.

Dalam keterangan tertulisnya, JTW menyesalkan kuantitas dan kualitas peristiwa kecelakaan dan korban kecelakaan yang masih cukup tinggi. JTW mendesak pemerintah berbenah diri, karena mayoritas kecelakaan tersebut disebabkan oleh faktor manusia, misalnya kelelahan dan mengantuk. Selain itu faktor teknis berupa kelaikan kendaraan seperti pecah ban, rem blong, dan kelengkapan lampu kendaraan yang kurang memadai.


"Perlu ada edukasi dan sosialisasi dilakukan di setiap titik keramaian, bila perlu pemerintah menyediakan fasilitas bengkel kendaraan dan fasilitas istirahat gratis di setiap titik yang dilewati pemudik,” ujar Andy..

Selain itu, JTW berpendapat perlu ada sinergitas dan koordinasi yang efektif dari berbagai stakeholder, yaitu kementerian perhubungan, pemerintah daerah, dan aparat kepolisian.

Pemerintah pun ditengarai lemah dalam pengawasan terhadap operator angkutan umum yang digunakan dalam musim mudik kali ini, terutama angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP). Akibatnya, angka kecelakaan angkutan umum musim mudik dan arus balik diperkirakan masih cukup tinggi.

JTW menyarankan, di musim Lebaran mendatang, Presiden Joko Widodo menggelar apel besar dalam pengamanan dan kenyamanan mudik agar peristiwa kecelakaan lalu lintas dan jumlah korban berkurang signifikan.

"Bila perlu, Jokowi blusukan meninjau kesiapan aparaturnya dalam penyelenggaraan mudik tahun 2016 mendatang,” selorohnya. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya