Berita

ilustrasi/net

Dunia

Hati-hati!Duduk Lebih dari 6 Jam Sehari Tingkatkan Resiko Kanker pada Wanita

RABU, 15 JULI 2015 | 14:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Terlalu lama menghabiskan waktu untuk duduk di waktu luang ternyata bisa meningkatkan resiko terkena penyakit kanker payudara, ovarium, maupun sumsum tulang pada wanita.

Begitu hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari American Cancer Society yang dipublikasikan Daily Mail (Selasa, 14/7).

Penelitian tersebut melibatkan sebanyak 146.000 orang responden. 69.260 di antaranya adalah pria dan 77.462 lainnya merupakan wanita. Penelitian tersebut dilakukan antara tahun 1992 hingga 2009.


Setelah mempertimbangkan sejumlah faktor seperti jumlah aktivitas fisik, massa tubuh, dan sejumlah faktor lainnya, tim peneliti menemukan kaitan antara kebiasaan duduk dengan peningkatan resiko terkena kanker sebesar 10 persen.

Peneliti memperingatkan bahwa duduk selama lebih dari enam jam setiap harinya bisa meningkatkan kemungkinan terkena kanker payudara, ovarium atau tumor tulang sumsum

"Waktu yang dihabikan lama untuk duduk dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi dari risiko kanker total wanita, dan khususnya dengan multiple myeloma (kanker sumsum tulang), kanker payudara, dan kanker ovarium," kata tim peneliti.

Namun demikian, kebiasaan duduk semacam itu justru tidak memberikan resiko yang sama kepada pria.

"Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk bisa lebih memahami perbedaan hubungan antara pria dan wanita," sambung peneliti.

Penelitian terkait dengan kebiasaan duduk dengan gangguan kesehatan bukan baru kali ini dilakukan.

Peneliti Daniela Schmid dan Dr Michael Leitzmann menjelaskan bahwa salah satu kemungkinan peningkatan resiko kanker dalam penelitian mereka adalah karena kebiasaan duduk sering dikaitkan dengan menonton TV yang sering disertai dengan makan junk food dan minum minuman manis. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya