Berita

rhoma irama/net

Raja Dangdut Kini Punya Partai Idaman

SABTU, 11 JULI 2015 | 17:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Berteriak-teriak di jalan tidak bisa mengubah bangsa ini. Hany melalui partai politik seseorang dapat memberikan konstribusi yang konkret terhadap pembangunan bangsa.

Atas dasar itu, Raja Dangdut Rhoma Irama mendirikan partai baru bentukannya, yaitu Partai Islam Damai dan Aman (Idaman).

"Karena teriak-teriak di jalan tidak akan bisa mengubah bangsa ini. Oleh sebab itu kami sepakat membentuk Partai Idaman," kata Rhoma dalam sambutan pendirian partai tersebut di Arab Raden Bahari, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7).


Rhoma menjelaskan bahwa Partai Idaman merupakan sebuah partai Islam, yang akan memberikan sebuah pencerahan bagi umat Islam yang selama ini tidak berani melawan stigma negatif bahwa Islam sering dituding sebagai agama yang mengajarkan radikalisme, terorisme, dan rasisme.

"Kenapa banyak umat Islam di Indonesia dan dunia tidak berani menegakkan kepala melawan stigma negatif seperti teroris, radikalis, dan rasis?" tanya mantan bakal capres usungan PKB itu.

Namun begitu, lanjut Rhoma, Idaman akan tetap membuka pintu bagi siapa saja yang ingin bergabung dan menyamakan cita-cita.

"Partai Idaman harus inklusif, harus terbuka untuk semua ormas islam. Bahkan jika ada yang non-muslim ingin bergabung dan ingin menegakkan etika islam, kita buka pintu selebar-lebarnya," tukasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya