Berita

Bisnis

Cara Pemerintah Capai Target Dwelling Time 4,7 Hari

SABTU, 11 JULI 2015 | 14:41 WIB | LAPORAN:

Menko Kemaritiman, Indroyono Soesilo, Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel bersama para pelaku usaha di pelabuhan, termasuk KADIN, PT Pelindo II dan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) sepakat target waktu bongkar muat (dwelling time) 4.7 hari harus bisa dicapai.

Adapun rinciannya Pre-Custom: 2.7 hari, Custom: 0.5 hari dan Post-Custom: 1.5 hari. Untuk informasi lebih jelasnya pemangku kepentingan dan masyarakat dapat diperoleh melalui situs www.indonesiaport.co.id.

Lebih lanjut disebutkan melalui siaran per Kemenko Maritim, untuk mempercepat proses Pre-Custom, Menteri Perdagangan telah menerbitkan Permendag No.48/M-DAG/PER/7/2015 tentang Ketentuan Umum Di Bidang Impor.  


Ada tiga kebijakan penting tertuang di dalam Permendag ini, yaitu: a) Setiap Importir wajib memiliki Angka Pengenal Importir (API), b) Importir wajib memiliki izin impor sebelum barang tiba, c) Importir harus mengetahui peraturan perundangan di bidang impor.  Informasi kebijakan ini dapat diakses melalui Portal: http://inatrade.kemendag.go.id. Apabila importir tidak memiliki perijinan impor maka API bisa dibekukan dan barang harus di re-ekspor oleh importir.

Sesuai instruksi Menteri Pertanian maka Direktorat-Direktorat Jenderal lingkup Kementerian Pertanian wajib mempercepat pemberian rekomendasi kepada Badan Karantina Pertanian agar proses perijinan bisa berlangsung lebih cepat dan secara on-line. Di samping itu, Menteri Perindustrian juga telah menginstruksian kepada jajarannya agar proses perijinan di pelabuhan juga harus dilaksanakan secara online.

Selanjutnya sebagaimana amanat UU 17/2008 tentang Pelayaran maka seluruh proses Pre-Custom, Custom dan Post-Custom harus dipantau dan dikendalikan oleh Otoritas Pelabuhan (OP) sebagai regulator, dan bertanggung jawab kepada Menteri Perhubungan.  

Dalam pertemuan, semua peserta sepakat bahwa OP adalah pengendali utama di pelabuhan dan kelembagaannya perlu diperkuat, termasuk data dari Bea Cukai harus segera direplikasi setiap saat kepada OP.  Pihak Kemenhub dan OP menyatakan bahwa saat ini  tengah dibangun portal INAPORTNET yan segera diuji-coba pada September 2015 yang akan datang.

Ditjen Bea Cukai meningkatkan sistem Jalur Merah, Jalur Kuning, Jalur Hijau dan Jalur Mitra Prioritas di Pelabuhan. Khusus bagi kontainer-kontainer bermasalah di Jalur Merah, maka Ditjen Bea Cukai segera menyiapkan lahan khusus di Lini II sehingga tidak mengganggu dwelling time.

Semua proses perizinan sudah bergerak ke arah daring, namun apabila para pengguna jasa ke pelabuhanan memiliki masalah maka dapat berkonsultasi pada 'Help Desk' di Pusat Penanganan Perizinan Impor-Ekspor Terpadu (P3IET), Terminal Penumpang Tanjung Priok.

Progress penanganan dwelling time ini akan dievaluasi oleh Menko Kemaritiman dan Menteri Perdagangan bersama instansi terkait, setiap bulan sekali.[wid]



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya