Berita

Bisnis

Konsumsi Avtur Berkurang Akibat Gunung Raung Meraung

SABTU, 11 JULI 2015 | 06:38 WIB

PT Pertamina (Persero) memperkirakan konsumsi avtur untuk bahan bakar pesawat akan berkurang akibat meletusnya Gunung Raung di Banyuwangi, Jawa Timur, yang menyebabkan sejumlah penerbangan ditunda.

"Pada puncaknyanya dia (konsumsi avtur) cuma naik 25 persen, tetapi ini kita perkirakan akan agak kurang, tadi karena ada itu Gunung Raung meletus," kata Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Ahmad Bambang di Jakarta, seperti dilansir Antaranews.

Untuk mengantisipasi permintaan menjelang Lebaran 2015, ia mengatakan Pertamina menjamin ketersediaan avtur hingga di atas 25 hari.


"Avtur sudah bagus stoknya, sekarang sudah di atas 25 hari, kenaikannya 10 persen rata-rata nasional selama Lebaran," ujarnya.

Pertamina sebelumnya telah membuat estimasi konsumsi avtur naik 25 persen selama Lebaran dengan konsumsi tertinggi mencapai 14.533 kiloliter.

"Pemerintah memprediksi jumlah pemudik Lebaran 2015 dengan pesawat tahun ini sekitar 4,2 juta atau naik 2,8 persen dibandingkan dengan realisasi masa Lebaran tahun lalu," ujarnya.

Ia juga mengatakan estimasi tersebut didasarkan pada informasi bahwa jumlah pesawat yang disiapkan untuk pemudik Lebaran 2015 sekitar 450 unit yang berkapasitas di atas 30 penumpang. Namun, akibat Gunung Raung yang masih mengeluarkan erupsi, konsumsi avtur akan turun sedikit dari angka estimasi tersebut karena sejumlah penerbangan ditunda seperti ke Bali dan Lombok hingga kondisi aman untuk melakukan penerbangan.

"(Penerbangan) yang ke Bali kan, Bali, Lombok 'pending' (ditunda) semua kan karena Gunung Raung Banyuwangi yang mengembuskan erupsi," tuturnya.

Diberitakan lima bandara ditutup akibat dampak abu vulkanik Gunung Raung, Jawa Timur. Bandara tersebut masing-masing Bandara Internasional Lombok, Bandara Selaparang Lombok, Bandara Notohadinegoro Jember, Bandara Blimbingsari Banyuwangi, Bandara Ngurah Rai Bali.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya