Berita

ilustrasi/net

Dunia

Amor Network Ajak Umat Islam Bersatu Merdekakan Palestina

SABTU, 11 JULI 2015 | 00:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan massa yang mengatasnamakan Forum Yayasan Amor Network menggelar aksi unjuk rasa menuntut kemerdekaan Palestina dan pembebasan Masjid al Aqsha sebagai kiblat umat Islam. Aksi gerakan solidaritas menggalang persatuan umat Islam demi mengakhiri penjajahan di Palestina itu dilangsung di depan Kedubes AS, Jakarta, Jumat (10/7).

Koordinator Yayasan amor Network Achmad Bustami mengatakan bahwa masalah yang membelit Palestina merupakan tanggung jawab umat Islam di seluruh penjuru dunia.

"Mari kita berjuang demi kemerdekaan Palestina dan pembebasan Masjid al Aqsha, sebagai kiblat pertama umat Islam. Apa yang menimpa Palestina selama bertahun-tahun tak bisa begitu saja dibiarkan," kata Bustomi di depan ratusan massa yang memadati halaman Kedubes AS siang tadi.


Ia meminta agar umat Islam dunia bisa bersatu dan mengambil peran dalam upaya memperjuangkan kemerdekaan Palestina sebagai negara yang berdaulat tanpa rongrongan apapun.

"Kita harus terus memobilisasi kekuatan untuk mengakhiri penjajahan di Palestina," katanya.

Ia menambahkan, aksi damai menentang pendudukan Palestina merupakan wujud nasionalisme yang tertuang dalam UUD 1945. Cinta Tanah Air harus diaplikasikan dalam bentuk dukungan nyata untuk bangsa-bangsa tertindas. Karena bangsa Palestina adalah satu-satunya anggota GNB yang belum merdeka.

"Untuk itu kami mendesak agar pemerintah mengambil peran lebih aktif dalam upaya penghentian genosida di Palestina. Caranya, melalui berbagai upaya diplomatik yang tegas dan terarah demi terpenuhinya amanat UUD dan wujud keberanian memikul tanggung jawab sebagai sebuah negara besar yang mencintai kemerdekaan bagi seluruh bangsa di dunia," tandasnya.[ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya