Berita

Gunung Raung Meraung, Lima Bandara Ditutup

JUMAT, 10 JULI 2015 | 20:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Aktivitas vulkanik Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember, Provinsi Jawa Timur masih tinggi. Sebaran abu vulkanik dari kawah Gunung Raung telah menyebabkan lima bandara ditutup, Jumat (10/7).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menginformasikan bandara yang ditutup yakni Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali; Bandara Internasional Lombok; Bandara Selaparang, Lombok; Bandara Blimbingsari, Banyuwangi; dan Bandara Notohadinegoro, Jember.

"Bandara I Gusti Ngurah Rai mengalami penutupan mulai tanggal 10-7-2015 jam 09.25 Wita sampai dengan jam 21.30 Wita," jelas Sutopo dalam pesan elektroniknya kepada redaksi, sesaat lalu.


Penutupan dilakukan berdasarkan Notice to Airmen (Notam) yang dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan. Notam penutupan bandara akan terus diperbaharui menyesuaikan perkembangan penyebaran debu vulkanik dari Gunung Raung.

Sutopo menambahkan sepanjang hari ini terpantau aktivitas vulkani Gunung Raung cukup tinggi. Terpantau asap putih-kelabu, tekanan lemah-sedang, dan erupsi berupa letusan abu dan lontaran material pijar yang disertai suara gemuruh. Tinggi asap disertai abu vulkanik 400-500 meter ke arah tenggara.Terdengar suara dentuman-gemuruh lemah-kuat.

Berdasarkan seismik tremor menerus dengan amplitudo 6-32 mm, dimana dominan 29 mm. Tremor yang menerus ini mengindikasikan adanya pergerakan fluida atau magma encer dari bawah kawah gunung.

" Status masih Siaga (level III). Di dalam radius 3 km dinyatakan sebagai zona terlarang karena berbahaya terkena lava pijar," imbuh Sutopo.

Sementara di Banyuwangi, kata Sutopo, terjadi hujan abu tipis di Kecamatan Wongsorejo, Desa Telemung dan Bulusari Kecamatan Kalipuro, dan Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Tipe erupsi Gunung Raung adalah gunung strombolian yaitu gunungapi yang letusannya mengeluarkan lava yang cair tipis, tekanan gas yang sedang, dan letusannya mengeluarkan material padat, gas, serta cairan.

"Umumnya letusan ini tidak terlalu kuat namun bersifat terus menerus, dan berlangsung lama. Tidak dapat diprediksi kapan erupsi berakhir," tukas Sutopo.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya