Berita

NASARUDDIN UMAR/net

BERKAH RAMADHAN (37)

Jangan Berbohong!

RABU, 08 JULI 2015 | 09:49 WIB | OLEH: NASARUDDIN UMAR

SUATU ketika Nabi meneri­ma orang yang menyatakan diri mau memeluk agama Islam, tetapi ia memohon dispensasi agar dibenarkan untuk dibebaskan dari ke­wajiban shalat. Nabi dan sa­habat tentu bingung karena "shalat adalah tiang agama" (al-shalat 'imad al-din). Akh­irnya Nabi menerima permintaan orang itu dengan satu syarat, yaitu jangan berbohong. Orang itu langsung menerima dengan asumsi menahan diri untuk tidak berbohong itu gam­pang. Jauh lebih sulit daripada terbebani ke­wajiban shalat lima waktu. Baru sehari kembali hidup di lingkungan keluarga dan masyarakat­nya ternyata menahan diri untuk tidak berbo­hong sangat tidak mudah. Akhirnya pemuda ini kembali menghadap kepada Nabi dan melapor­kan, ya Rasulullah ternyata hidup tanpa kebo­hongan luar biasa beratnya, dan mungkin lebih berat tidak berbohong daripada melaksanakan shalat lima waktu. Akhirnya pemuda itu menya­takan, tanggung ya Rasulullah, lebih baik aku sekalian shalat lima waktu saja.

Menahan diri untuk tidak berbohong juga akan menambah berkah wajah. Dalam hadis Nabi yang lain diterangkan ternyata ada wa­jah yang berkah ada yang kurang atau tidak berkah. Keberkahan wajah tergantung ba­gaimana membangun kewibawaan wajah. Jika wajah dipelihara dari dosa dan dibiasakan dengan zikrullah, senantiasa mengingat Allah, maka niscaya wajah akan penuh dengan berkah yang ditandai pancaran cahaya batin (the inner beauty). Wajah yang selalu disentuh air wudhu akan memiliki pancaran lebih dibanding wajah yang tak pernah disentuh air wudhu. Nabi per­nah mengatakan wajah yang selalu dibasahi air wudhu akan dibangkitkan dari kuburannya dalam keadaan muka yang memancarkan ca­haya, saat matahari sudah digulung. Hadis lain menggambarkan sebaliknya, wajah yang sela­lu digunakan ketawa terbahak-bahak, sampai mabuk atau mengeluarkan air mata, maka akan dicabut berkah wajahnya. Wajah yang berkah seperti menebarkan energi positif. Sebaliknya Wajah yang setiap hari berbohong pasti akan menebarkan energi negatif.

Upaya untuk mengeliminir kebohongan ialah mengurangi bicara. Rasulullah Saw memper­ingatkan kita: "Barang siapa yang beriman ke­pada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata benar atau lebih baik diam". "Apabila kamu melihat orang mukmin pendiam lagi ber­wibawa, maka dekatilah ia karena ia akan men­gajarkan hikmah". "Termasuk bagusnya keisla­man seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak penting baginya". "Maukah aku ajarkan kepadamu amal yang ringan dikerjakan badan tetapi berat dalam timbangan? Dijawab oleh sahabat Ya, lalu Rasulullah menjawab: Yaitu diam, bagus budi pekerti, dan meninggalkan apa yang tidak penting bagimu". "Kebahagiaan itu bagi yang menahan kata-kata dari lidahnya, dan menginfakkan kelebihan dari hartanya". "Kebahagiaan itu bagi yang menahan kata-kata dari lidahnya, dan menginfakkan kelebihan dari hartanya". ***

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya