Berita

ahok/net

FPI Minta Tweeps Tak Buang Ahok ke Laut

RABU, 08 JULI 2015 | 02:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Wajar Dengan Pengecualian (WDP) begitu Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) memberikan rapor hasil laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun 2014.

Penilaian ini membuat Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama meradang. Pria yang akrab disapa Ahok ini menuding BPK sengaja ingin memasukkannya ke balik jeruji besi.

Menurut mantan Bupati Belitung Timur tersebut, opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang diberikan oleh BPK terhadap laporan keuangan DKI tahun 2014 lalu, tidak sepenuhnya salah pemerintahannya. Ia menuding BPK sengaja mencari-cari kesalahannya.


"Periksa saja sekencang mungkin. Kalau perlu bikin Ahok sampai masuk penjara," ujar dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (7/7).

‎Tudingan Ahok ini menuai kecaman dari tweeps. Tanda pagar #AhokKelaut bahkan sempat menjadi trending topic di Twitter.

Kesempatan mengecam Ahok ini dimanfaatkan juga ‎'musuh' bebuyutan Ahok, Front Pembela Islam (FPI) agar mendapat simpati masyarakat. FPI dalam‎ kicauan satirnya sesaat lalu (Selasa, 7/7) mengatakan bahwa membuang Ahok ke laut merupakan bentuk tidak cinta lingkungan. Dalam hal ini, FPI menganggap Ahok sebagai sebuah kotoran.

"Kenapa harus ada Hastag #AhokKelaut‎ ? Apa kalian nggak cinta lingkungan? Bukankah dilarang membuang kotoran ke laut?" kicau FPI dalam akun @DPP_FPI yang dicuit ulang lebih dari 70 lebih tweeps. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya