Berita

darmin nasution/net

Politik

Ekonomi RI Makin Nyungsep Kalau Darmin Nasution Jadi Menteri

SENIN, 06 JULI 2015 | 06:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Darmin Nasution memang pernah menduduki sejumlah jabatan di eksekutif. Tapi selama jadi pejabat, tidak ada prestasi yang diukirnya.

Begitu antara lain alasan kenapa Darmin kurang pantas diangkat menjadi menteri bidang ekonomi di kabinet kerja. Dengan rekam jejak yang demikian, Darmin diyakini tidak akan mampu mengatasi permasalahan ekonomi yang ada dan membantu Presiden Joko Widodo mewujudkan janji ekonomi Nawacita dan Trisakti.

"Nggak pantes banget (Darmin Nasution jadi menteri bidang ekonomi), selama ini jadi pejabat juga gak ada prestasinya," ujar Sekretaris Jenderal Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika), Sya'roni saat berbincang dengan redaksi, Minggu (5/7).


Selain soal kemampuan, pertimbangan lain bahwa Darmin tidak tepat dijadikan menteri karena dianggap sebagai figur bermasalah. Saat menjabat Dirjen Pajak, Darmin ditengarai terlibat dalam beberapa kasus besar seperti kasus pengemplanan pajak Paulus Tumewu dan kasus pajak Gayus Tambunan.

Selain dua kasus itu, Darmin yang pernah menjabat Direktur Jenderal Lembaga Keuangan, Kepala Bapepam Lembaga Keuangan, dan Deputi Senior Bank Indonesia, juga disebut-sebut tersangkut kasus Century senilai Rp 6,7 triliun. Ketika kasus ini muncul, Darmin adalah komisioner LPS. Darmin diketahui ikut rapat KSSK yang mengurus bailout tersebut.

"Jadi, kalau dia (Darmin) diangkat menjadi menteri, ekonomi Indonesia makin nyungsep, rupiah makin terseok," tukas Sya'roni yakin.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya