Berita

Ini Alasan Gus Dur Layak Jadi Pahlawan

SENIN, 06 JULI 2015 | 03:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Usulan agar Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dianugerai gelar pahlawan nasional semakin berkembang dan menguat.

Aktivis Sahabat Gus Dur yang juga Wakil ketua DPP Bahu Nasdem, Hermawi Taslim, mengatakan urgensi penetapan Gus Dur sebagai pahlawan nasional sebagai bagian dari upaya pelestarian pemikiran tokoh-tokoh bangsa yang menjadi landasan keindonesiaan.

"Pengusulan Gus Dur sebagai pahlawan nasional adalah wujud dari pemeliharaan atas nilai-nilai kebangsaan yang telah ditanamkan beliau," ujar Taslim saat menjadi pembicara dalam Halaqah Ramadhan bertema "Menggali Ideologi dan Gagasan Bung Karno Dan Gus Dur” yang diselenggarakan oleh DPW Partai Nasdem Jatim, di Aula Utama Partai Nasdem di Surabaya, Sabtu (4/7).


Dikatakan dia, penting untuk memahami para tokoh nasional dan pemikirannya melalui sudut pandang kebangsaan masing-masing tokoh. Indonesia tidak akan bertahan tanpa mereka yang adalah pelaku sejarah di zamannya. Dan Gus Dur adalah salah satu diantaranya.

"Perlu pemahaman utuh tentang pemikiran para tokoh bangsa agar identitas kebangsaan Indonesia tetap terpelihara utuh meskipun era berubah-ubah," tukasnya.

Halaqah dibuka oleh Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf, dihadiri hampir 300 peserta dan dipandu oleh Redaktur Nusantara Harian Kompas Tri Agung Kristanto. Selain Hermawi Taslim, halaqah menghadirkan pembicara lainnya, Bondan Gunawan (Mantan Mensesneg era Gusdur), Mochamad Munib Huda (mantan Sespri Gusdur), dan Pastor Didit Pr (Vikjen Keuskupan Surabaya).

Sementara itu, Ketua DPW Partai Nasdem Jatim Effendi Choiri dalam sambutannya mengatakan partainya akan terus menggali pemikiran-pemikiaran para tokoh bangsa untuk memperkaya dan memperkuat keindonesiaan menghadapi era globalisasi.

Oleh karena itu, para kader diminta untuk mempelajari sejarah, pemikiran para tokoh pejuang dan pendiri bangsa Indonesia. Tujuannya agar ke depan mereka tidak memikirkan uang dan kekuasaan, tapi melakukan gerakan restorasi dan berjuang untuk rakyat.

Tekad Effendie Choirie, Nasdem tidak ingin melupakan sejarah yang terkait dengan pendirian partai tersebut. Oleh karena itu, Jatim akan memulai mendiskusikan, menggali, memperbincangkan pikiran-pikiran para pemimpin bangsa, terutama Bung Karno dan Gus Dur.

Sebagai tindak lanjut, NasDem Jatim akan rutin menggelar diskusi tentang sejarah dan pemikiran tokoh-tokoh yang terlibat dalam bangsa Indonesia, terutama tokoh yang 'lahir' di Jawa Timur seperti HOS Tjokroaminto, KH Mas Mansur, KH Wachid Hasyim, KH Hasyim Asyari, Bung Tomo dan lain-lain.

"Saya kira ini menarik. Misalkan, Tjokroaminto kok bisa melahirkan kader-kader yang kemudian berbeda aliran, berbeda pilihan politik. Ini kan luar biasa. Dan semuanya juga paham Islam Ini untuk memperkaya pikiran-pikiran kader-kader (Nasdem) ini. Jangan sampai menjadi politisi yang hanya memikirkan kekuasaan dan uang. Sekarang yang terjadi di DPR itu (memikirkan) kekuasaan dan uang, tidak pernah berbicara ideologi, tidak pernah bicara gagasan-gagasan. Nah kita mulai dari sini," tandasnya.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya