Berita

Bisnis

Arif Budimanta: Jangan Takut, Indonesia Tak Akan Seperti Yunani

KAMIS, 02 JULI 2015 | 20:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Indonesia tak akan bangkrut seperti Yunani yang utangnya sudah mencapai 200 persen. Sebab, utang Indonesia masih diangka 25 persen.

Begitu kata Staf Khusus Kementerian Keuangan, Arif Budimanta dalam diskusi bertajuk "Mewujudkan Ekonomi Pro Rakyat" yang diselenggarakan MPR RI dan Kantor Berita Politik RMOL di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 2/7).

"Defisit fiskal Yunani mencapai 60 persen, sedang Indonesia kurang dari 1,9 persen. Dari sisi pertumbuhan ekonomi kita positif sedang Yunani negatif," ujarnya.


Atas dasar itu, Arif meminta masyarakat Indonesia untuk tidak ketakutan dengan kondisi seperti yang dialami yunani. Sebab, kebijakan Presiden Jokowi saat ini sudah pro rakyat. Itu bisa dilihat dari politik anggaran yang berpihak pada pembangunan desa yang naik dari Rp 9,7 triliun menjadi Rp 21 triliun.

"Kebijakan ini akan dinikmati masyarakat desa. Jaminan kesehatan masyarakat pun juga ditambah," paparnya. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya