Berita

Hanura Diklat Para kader Agar Lebih Berkualitas

KAMIS, 02 JULI 2015 | 20:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dalam rangka peningkatan kualitas dan kompetensi kader bagi anggota-anggota yang ada di Departemen-departemen di Lingkungan Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK), Pengurus DPP Partai Hanura mengadakan kegiatan Diklat pada 30 Juni sampai 2 Juli 2015 di Hotel Century Park Jakarta. .

Acara ini bersifat wajib diikuti oleh semua anggota departemen-departeman OKK yang berjumlah 63 orang..

Pihak penyelenggara Diklat, Mohammad Zakwan‎ mengataka bahwa semua peserta yang hadir diberikan materi terkait perkembangan sosial dan politik sekarang, yakni Peran Legislatif Partai Hanura dan Strategi Pemenangan Partai Hanura untuk Pilkada 2015 dan tantangan Pemilu 2019..


Sementara, Ketua Bidang Kaderisasi, Hary Ashar menambahkan, acara ini akan dilakukan secara berkelanjutan ‎agar bisa mencetak anggota-anggota Partai Hanura di semua tingkatan dari DPP sampai tingkatan Ranting. Ia percaya, kegiatan tersebut berguna untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi kader..

"Pada akhirnya, Partai Hanura bisa dipercaya rakyat untuk menjalankan penyelenggaraan negara berlandaskan kemandirian dan berhati," ujarnya..

Diklat juga diisi oleh orang-orang yang dinilai berkompeten, yakni Wakil Ketua Umum Bidang OKK, Sekretaris Jenderal, Ketua Divisi Pemenangan Pemilu, Ketua Bidang Organisasi, Ketua Bidang Keanggotaan, dan Ketua Bidang Kaderisasi..

Narasumber juga diberikan oleh Ketua Fraksi DPR-RI Partai Hanura, Ir. Nurdin Tampubolon. Selain itu, ada juga narasumber yang berasal dari luar Partai Hanura, yakni Guru Besar Komunikasi UI, Prof. Dr. Ibnu Hamad. .

Materi Diklat antara lain, berhubungan dengan Partai Hanura. Seperti, ke-Hanura-an, Doktrin Hanura. Adapun materi Diklat Kader lainnya merupakan materi untuk membangun Partai Hanura ke depan, seperti Kepemimpinan dalam Organisasi Partai Politik, Pembentukan Partai Kader, Membentuk Organisasi Partai yang Solid dan Merakyat.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya