Berita

ahmad basarah/net

Politik

PDIP Bantah Isu Menteri Penghina Jokowi untuk dapat Jatah 5 Menteri

KAMIS, 02 JULI 2015 | 13:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Anggapan bahwa pernyataan Mendagri Tjahjo Kumolo soal menteri penghina Presiden Jokowi merupakan bagian dari langkah PDIP mendesak Menteri BUMN Rini Soemarno keluar dari Kabinet Kerja, dibantah Wasekjen DPP PDIP Ahmad Basarah.

Ahmad Basarah menjelaskan bahwa isi rekaman adalah fakta, bukan sengaja direkayasa untuk menyerang menteri tertentu.‎ Untuk itu, seharusnya publik merasa iba karena mengetahui kepala negara sudah dihina oleh pembantunya sendiri.

"Jangan dilihat sisi politiknya dulu. Mari kita positif thinking, apa yang dia sinyalir itu fakta. Menghina menyerang," simpulnya.


Ketua Fraksi PDIP di MPR ini justru menyebut sikap Tjahjo tersebut untuk menyelamatkan pemerintahan Jokowi. Menurutnya, Tjahjo merasa kasihan dengan Presiden Jokowi yang telah dihina oleh menterinya sendiri. Sebab itu, kata dia, Tjahjo harus memberitahukan rekaman tersebut ke  publik.

"Justru karena Pak Tjahjo mempertimbangkan aspek politiknya. Dia kan Mendagri, sedang yang dilecehkan atasannya," tukasnya.

Lebih lanjut, Basarah membantah jika ada langkah tertenu di balik ucapan Tjahjo dan PDIP. Yaitu, untuk mendapatkan tambahan lima jatah menteri.

"Tidak ada kaitannya," tandasnya. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya