Berita

Badrodin Haiti/net

Hukum

Ke Komisi III, Kapolri Laporkan Hasil Penanganan Begal dan Narkoba

KAMIS, 02 JULI 2015 | 13:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Hari ini (Kamis, 2/7), Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Beragam penanganan kasus mulai dari pembekalan hingga narkoba dipaparkan Badrodin dalam rapat ini.

Dalam pemaparannya, Badrodin menegaskan bahwa hingga periode Mei 2015 polisi berfokus pada penanganan peredaran narkoba.

‎"Peredaran narkoba masih terus terjadi ancaman serius di Indonesia, dari tahun ke tahun. Selama kurun waktu 5 tahun terdapat tren peningkatan 5 hingga 10 persen per tahun. Sedangkan dalam kurun waktu Januari 2015 sampai Mei 2015, Polri mengungkap 10.435 kasus dan menangkap 13.062 tersangka," ujarnya di ruang Komisi III, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 2/7).


Kasus besar narkoba yang berhasil diungkap Polri antara lain adalah penemuan 25 kg sabu di Asahan, Sumatera Utara. Selain itu Polri juga berhasil menemukan ladang ganda seluas 29 hektar di Aceh Besar.

Di satu sisi, Polri juga menggandeng stakeholder terkait dalam memerangi peredaran narkoba ini, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN), melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke masyarakat.

"Strategi Polri dalam penanganan narkoba untuk memutus aliran narkoba, sebagai pencegahan pembinaan, dengan melibatkan stakeholder terkait dengan melakukan penyuluhan terhadap pelajar, mahasiswa dan lokasi di rawan narkoba," jelasnya.

Persoalan lain yang dilaporkan Badrodin kasus pembegalan. Ia memaparkan pada 2014 terdapat 1569 kasus yang diungkap dari total 4.149 kasus. Artinya, ada 39,9 persen kasus yang diungkap Polri.

"Sedangkan pada 2015 dari 1156 kasus Polri mengungkap 507 atau 43,9 persen," tandas Kapolda Jatim ini. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya