ilustrasi/net
ilustrasi/net
Analis Ekonomi dan Politik Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga mengatakan kebijakan yang dikeluarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan tersebut adalah kebijakan sepihak, yang seharusnya disosialisasikan dulu ke para stake holder, dalam hal ini buruh dan serikat buruh/serikat pekerja.
"Kebijakan tersebut juga tidak sesuai dengan semangat UU 24/2011 Tentang BPJS, dan UU 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) bahwa sistem jaminan sosial nasional merupakan program negara yang bertujuan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat; dan pengembangan program dan untuk sebesar-besar kepentingan peserta," terang dia dalam keterangan tertulis yang dikirim ke redaksi, Rabu (1/7).
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16
Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08
Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40
Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20
Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01
Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55
Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45
Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44