Berita

Hukum

Giliran Wakil Walkot Tangsel Bersaksi untuk Wawan

RABU, 01 JULI 2015 | 11:24 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, hari ini (Rabu 1/7). Benyamin diperiksa sebagai saksi kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

"Rencananya akan dimintai keterangan sebagai saksi dari TCW," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha di kantornya.

Diduga, Benyamin mengetahui persis seluk beluk harta suami dari Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, tersebut.


Sebelumnya, penyidik KPK juga telah memeriksa Airin Rachmi Diany sebagai saksi. Selain Airin terdapat saksi lain yang diperiksa beberapa kali di antaranya Gubernur Banten non aktif Ratu Atut Choisiyah, mantan Wagub Banten Muhammad Madsuki, politisi Fuad Bawazier sampai artis Irwansyah.

Wawan resmi jadi tersangka kasus TPPU pada tanggal 10 Januari 2014. Kasus Wawan merupakan pengembangan hasil penyidikan KPK terhadap kasus dugaan korupsi alat kesehatan Provinsi Banten dan Alat Kesehatan Kota Tangsel.

Hasil dari penyelidikan teresebut KPK berhasil menyita 73 mobil dan 1 motor besar. Kendaraan roda empat yang disita KPK antara lain Ferrari California, Lamborghini Aventador, Bentley Flying Spurs, Toyota Pajero, Toyota Vellfire hingga truk Hino Dutro Dump dan Truk Hino Molen.

Sehingga, akhirnya penyidik menjerat Wawan dengan Pasal 3 atau 4 UU 8/2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Dia juga dikenai Pasal 3 ayat 1 atau Pasal 6 ayat 1 UU 15/2002 tentang Pemberantasan TPPU juncto Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHPidana.[wid]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya