Berita

Bisnis

MASTER PLAN BUMN

Senayan Kasih Waktu Menteri Rini Sampai Agustus 2015

SELASA, 30 JUNI 2015 | 19:52 WIB | LAPORAN:

. Komisi VI DPR RI melakukan rapat kerja dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno guna membahas road map atau master plan BUMN 2015-2019, Selasa (30/6).

Selain meminta Kementerian BUMN mengsinergiskan kinerja perusahaan pemerintah khususnya dalam mewujudkan swasembada gula nasional, dalam rapat kerja tersebut, Komisi VI DPR RI juga meminta Menteri Rini cs untuk membuat road map atau master plan BUMN rampung pada Agustus 2015.

Dalam kesempatan itu, Komisi VI DPR RI juga klarifikasi terkait rencana pinjaman sebesar Rp520 triliun kepada Tiongkok.


Kepada anggota Komisi VI DPR RI, Rini Menjelaskan, Indonesia tidak mengajukan pinjaman kepada Tiongkok. Sebaliknya, menurut Rini,  Tiongkok yang menawarkan dan memberikan pinjaman ke Indonesia untuk melakukan kerja sama infrastruktur.

"MoU menekankan bila dilakukan kerja sama infrastruktur dengan Tiongkok, National Development Reformation Commission (NDRC) akan merekomendasikan perusahaan terbaik untuk mengerjakan hal itu, begitu juga Indonesia dalam hal ini Kementerian BUMN," papar Rini di Gedung Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta.

Dia menjelaskan, China Development Bank (CDB) bersedia menyediakan dana USD20 Miliar untuk membiayai proyek infrastruktur Indonesia dan Tiongkok. Selain itu, ICBC (Industrial and Commercial Bank of China) juga menyediakan dana sebesar USD 20 miliar. Dana dana itu hanya bisa terealisasi kalau memang saat ada proyek

"Jadi ini masih MoU, letter of intent. Kalau nantinya Garuda akan memesan pesawat, mereka akan menawarkan lisingnya dan tentunya apakah ini dari mereka, akan dilihat nantinya, rate-nya berapa, jangka waktunya berapa lama," papar Rini. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya