Berita

sutiyoso/net

Politik

Komisi I Ingin Bang Yos Luruskan Kudatuli di Depan Publik

SELASA, 30 JUNI 2015 | 10:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komisi I DPR memberikan waktu bagi calon kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI (Purn) Sutiyoso untuk meluruskan masalah kerusuhan 27 Juli 1996 atau dikenal dengan sebutan Kudatuli. Pasalnya, Sutiyoso kerap dikaitkan dengan kasus penyerangan kantor DPP PDI Perjuangan tersebut.

"Meminta penjelasan pada pak Sutiyoso tentang berbagai macam hal-hal yang selama ini diragukan, misal soal dugaan kasus HAM dan sebagainya," kata Wakil Ketua Komisi I, Hanafi Rais saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 30/6).

Komisi I, lanjut Hanafi, menginginkan agar klarifikasi bang Yos, begitu mantan gubernur DKI Jakarta itu biasa disapa, disampaikan secara langsung di hadapan publik.


"Tapi kami ingin beri kesempatan Sutiyoso sebagai sumber primer, menjawab keraguan publik," tegasnya.

Dalam uji kelayakan ini, Komisi I juga akan menekankan pada kemampuan seorang kepala BIN. Untuk itu, Sutiyoso akan ditanyai mengenai cara menghadapi tantangan kontemporer, cyber dan ekonomi global.

"Cyber inteliigence itu perang asimetris yang terjadi di masa kini. Jadi, peristiwa penyadapan, infrastruktur breakdown dalam hal itu itu jadi ancaman intelijen, menangkal sabotase cyber criminal, bagaimana membaca perkembangan ekonomi baik dalam maupun luar negeri," tandasnya.[wid]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya