Berita

m.ali taher/net

Bonus Demografi Perlu Dukungan Politik Anggaran

SELASA, 30 JUNI 2015 | 09:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Plt Direktur Perencanaan Pengendalian Penduduk, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Lalu Makripuddin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mau melaksanakan program keluarga berencana (KB). Dari program KB yang telah berjalan sejak tahun 1970-an membuat Indonesia sejak tahun 2010 menikmati bonus demografi.

 "Dalam bonus demografi semakin banyak usia produktif," ujarnya.

Meski demikian, Lalu menegaskan dalam bonus demografi harus ada lapangan pekerjaan dan perempuan masuk pasar kerja.


Hal ini dikatakan Lalu itu saat dirinya menjadi narasumber dalam Dialog 4 Pilar MPR yang tayang stasiun televisi swasta, kemarin (Senin, 29/6).

Narasumber lain yang juga hadir, M. Ali Taher selaku ketua Fraksi PAN di MPR, mengatakan bahwa saat ini pemerintah belum memberi hak-hak konstitusional.

"Apakah pemerintah sudah memberi pekerjaan yang layak pada masyarakat?" tanya Ali.

"Apakah negara sudah memberi akses kepada masyarakat untuk membuka usaha?" tanyanya lagi.

Menurut Ali bila pemerintah belum bisa memberi lapangan pekerjaan dan akses usaha maka sebaiknya fokus memberi pendidikan formal dan ketrampilan agar siap pakai dalam dunia kerja.

Diakui IPM bangsa Indonesia masih di bawah. Sebab negara belum berpihak pada rakyat dalam dunia pendidikan maka output lulusannya bekerja pada pekerjaan kasar. Untuk itu Ali menegaskan politik anggaran pendidikan harus mampu meningkatkan kemampuan.

Negara dikatakan harus melakukan percepatan dalam meningkatkan ketrampilan masyarakat melalui balai latihan kerja. Pemerintah harus tahu potensi daerah.

Lebih lanjut dikatakan, sumber daya manusia ditentukan oleh pendidikan dan kesehatan. Kedua hal itu masih sangat memprihatinkan Untuk itulah, Ali kembali menekankan pentingnya politik anggaran yang bisa meningkatkan pendidika dan kesehatan masyarakat.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya