Berita

ilustrasi/net

Dunia

Pemerintah Australia Siap Cabut Kewarganegaraan Anak-anak Ekstrimis

RABU, 24 JUNI 2015 | 13:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Anak-anak Australia yang diajak untuk ikut bergabung dengan kelompok ekstrimis di luar negeri akan dihapus kewarganegaraannya dari negeri kanguru.

Begitu aturan baru yang dimuat dalam undang-undang yang diperkenalkan oleh pemerintah ke parlemen Australia pada hari ini (Rabu, 24/6).

Seperti dimuat Reuters, undang-undang itu dibuat pasca adanya kasus di mana ibu mertua di Australia memohon kepada pemerintah agar anak perempuan dan cucunya diijinkan kembali ke Australia setelah sang suami yang ikut bergabung dengan kelompok militan ISIS tewas di Irak.


Di bawah undang-undang baru yang diusulkan itu, warga Australia yang memperjuangkan organisasi teroris di luar negeri akan otomatis kehilangan status kewarganegaraannya.

Undang-undang tersebut juga dapat digunakan secara retrospektif pada orang-orang yang sudah di penjara atas kasus pelanggaran terorisme.

Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengatakan bahwa anak-anak dari ekstrimis pun akan diperlakukan dengan cara yang sama seperti bagaimana penanganan keluarga penjahat. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya