Berita

SBY DAN EDHIE BASKORO/net

Politik

SBY dan Ibas Beda Sikapi UP2DP, Apa Kata Demokrat

RABU, 24 JUNI 2015 | 11:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ada perbedaan sikap antara DPP Partai Demokrat dan Fraksi Demokrat di DPR RI mengenai Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP). Pasalnya, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolak usulan ini.

Sementara fraksi yang digawangi anaknya, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas tidak menolak saat pengambilan keputusan di rapat paripurna.

Namun begitu, Ketua Harian Dewan Pembina Partai Demokrat, E.E Mangindaan menegaskan bahwa tidak ada perbedaan sikap antara fraksi dan Partai Demokrat.


Ia mengatakan bahwa sikap fraksi belum memutuskan apakah akan mendukung atau menolak UP2DP, mengingat paripurna kemarin baru sebatas mengesahkan peraturan UP2DP.

"Sikap kami belum mengatakan yes atau no. Karena kemarin kan baru membahas sebatas peraturan. Kami mau mendengar dulu bagaimana nanti mekanismenya bagaimana, teknisnya bagaimana, baru akan kami putuskan," ujar Mangindaan saat ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (Rabu, 24/6).

Wakil ketua MPR ini memastikan bahwa Demokrat secara tegas akan menolak jika nanti UP2DP dilakukan dengan cara memberikan uang tunai kepada tiap anggota dewan sebesar Rp 20 miliar.

"Tapi kalau nantinya akan diberikan langsung ke anggota kami dengan tegas menolak. Pak SBY sudah menolak ide itu saat jadi presiden," lanjutnya.

Mangindaan juga memastikan bahwa sikap Fraksi Demokrat tetap dalam kendali DPP Demokrat. Fraksi, lanjutnya, masih memantau perkembangan teknis dan mekanisme program dana aspirasi.

"Kami tegas menolak jika tak sesuai dengan lima arahan pak SB,. tapi kami tunggu bagaimana perkembangannya nanti," ungkapnya.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya