Berita

P3-C Orion/net

Dunia

P3-C Orion Jepang Mengudara di Pulau Sengketa, Tiongkok Geram

SELASA, 23 JUNI 2015 | 16:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah pesawat patroli militer Jepang mengudara di atas wilayah kepulauan yang disengketakan di Laut China Selatan (Selasa, 23/6).

Menurut keterangan pejabat Jepang dan Filipina, pesawat pengintai P3-C Orion dengan tiga wak Filipina terbang di ketinggian 5.000 kaku di atas Reed Bank yang merupakan pulau kaya energi di Laut China Selatan. Pulau itu diklaim oleh Tiongkok dan juga Filipina.

Selain P3-C Orion, serangkatan pesawat patroli Filipina yang lebih kecil juga ikut mengudara.


"Kami berlatih pola pencarian dan penyelamatan yang penting dalam setiap bantuan dan penanggulangan bencana operasi kemanusiaan," kata Marinir Kolonel Jonas Lumawag di Bandara Puerta Princesa International di pulau Palawan.

"Ini adalah pertama kalinya kami di sini dan juga melakukan kegiatan semacam ini dengan Filipina," kata kepala kontingen angkatan laut Jepang, Komandan Pasukan Maritime Self Defense Hiromi Hamano seperti dimuat Reuters.

Kehadiran Jepang di wilayah sengketa itu membuat geram Tiongkok. Negeri tirai bambu menilai, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan diam-diam Jepang terhadap klaim kepemilikan yang dibuat oleh Filipina.

"Kami berharap pihak-pihak terkait tidak menciptakan ketegangan di wilayah tersebut dan kami berharap pihak terkait dapat berbuat lebih banyak untuk memberikan kontribusi bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan itu, bukan sebaliknya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lu Kang. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya