Berita

dylann dengan foto bendera konfederasi/net

Dunia

Pasca Penembakan di Gereja, Gubernur South Carolina Singkirkan Bendera Konfederasi

SELASA, 23 JUNI 2015 | 09:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gubernur South Carolina Nikki Haley menyerukan penyingkiran bendera Konfederasi dari halaman gedung perlemen negara bagian.

Langkah itu diambil menyusul kasus penembakan yang dilakukan seorang pemuda bernama lalu, Dylann Roof di gereja Emanuel kuno Afrika-Amerika. Dalam kasus itu, sembilan orang jemaat gereja meregang nyawa.

Pelaku yang masih berusia 21 tahun itu diketahui pernah beberapa kali berfoto dengan bendera konfederasi tersebut. Namun foto yang dibuat tidak seperti foto biasa, ia berfoto sambil menenteng senjata api.


Perlu diketahui, bendera konfederasi merupakan simbol yang digunakan di Amerika Serikat bagian selatan selama perang sipil saat negara-negara di selatan mencoba untuk melepaskan diri demi menghindari penghapusan perbudakan. Hal itu dipandang sebagai simbol supremasi kulit putih yang terjadi di negara pada saat itu.

Sejumlah foto Dylann yang menyebar secara online itu memperkuat asumsi yang menyebut bahwa aksi nekadnya dilakukan atas motif rasisme.

Hal itu lah yang membuat Haley menilai bahwa bendera konfederasi merupakan simbol yang memisahkan masyarakatnya saat ini. Karena itulah ia mendesak legislatif untuk bertindak dengan menurunkan bendera konfederasi yang berkibar di halaman gedung parlemen.

"Setiap orang kulit hitam yang saya ajak bicara mengatakan bahwa mendera harus disingkirkan, karena mereka merasa terlalu terikat dengan waktu di mana negara itu terpisah secara rasial," ujar Dylann seperti dimuat BBC (Selasa, 23/6). [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya