Berita

Sri Bintang Berharap Jokowi dan JK Segera Ditumbangkan

MINGGU, 21 JUNI 2015 | 13:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tokoh vokal Sri Bintang Pamungkas mengeluarkan kalimat pedas saat peringatan wafat Presiden Sukarno di kediaman Rachmawati Soekarnoputri, di Jalan Jatipadang Raya, Jakarta Selatan, Sabtu malam (20/6).

Di atas podium, usai menerima tumpeng dari sang tuan rumah, Sri Bintang berharap kekuasaan Joko Widodo dan Jusuf Kalla segera berakhir sebelum penandatanganan perpanjangan kontrak karya dengan PT Freeport yang akan dilakukan bulan Juli mendatang.

Sesuai revisi PP 23/2010 tentang Pelaksanaan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, batas akhir renegosiasi kontrak karya PT Freeport harus dilakukan sebelum 25 Juli 2015.


Sebelum itu terlaksana, mudah-mudahan Jokowi dan JK bisa kita tumbangkan,” katanya.

Dia juga menyoroti rencana kedatangan warga negara Republik Rakyat China yang dikhawatirkan akan semakin menggeser peranan ekonomi warganegara Indonesia. Sri Bintang juga mengkritik pemilihan kepala daerah langsung yang menurutnya adalah bagian dari upaya besar kepentingan asing memecah belah Indonesia.

Sri Bintang juga mengatakan, Indonesia membutuhkan perubahan yang yang sangat besar, bukan sekadar mengganti rezim, tetapi juga mengganti ssitem.

Negara ini sudah kacau. Harus ada ganti rezim dan ganti sistem. Sudah sejak zaman Mega ini disuarakan. Tapi sampai kini belum terlaksana,” demikian Sri Bintang. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya