Berita

ilustrasi/net

Humor Politik

Cerita Menyedihkan di Hotel Terkenal di Semarang

MINGGU, 21 JUNI 2015 | 11:52 WIB

PADA akhir pekan yang lalu, Bama, Banto, dan Perta liburan ke Kota Semarang dengan mengendarai mobil untuk mengunjungi sahabat mereka Lily yang bekerja sebagai dokter kecantikan di kota itu.

Mereka bertiga nginap di hotel bintang lima dan ngambil kamar di lantai 25, lantai paling atas agar dapat melihat pemandangan Kota Semarang.

Dari pagi hingga menjelang malam mereka asyik menyusuri Kota Semarang, keluar masuk mal dan juga ke berbagai tempat kuliner. Dan ketika kembali ke hotel ternyata listrik sedang padam sehingga terpaksa mereka menggunakan tangga darurat untuk mencapai lantai 25.


Agar tidak terasa sedang naik tangga, mereka pun membagi tugas. Dari lantai 1 hingga 8, Bama harus cerita yang lucu-lucu, dan dari lantai 9 hingga 16 Banto harus cerita yang serem-serem. Sedangkan Perta kebagian cerita yang sedih-sedih dari lantai 17 hingga 25.

Bama, Banto, Perta, mulai menapaki lantai demi lantai, dan Bama mulai cerita yang lucu-lucu hingga tidak terasa sampai di lantai 9. Setelah tiba di lantai 9 giliran Banto bercerita tentang yang serem-serem hingga tegang dan tidak terasa telah tiba di lantai 16. Ketika tiba giliran Perta bercerita sedih.

"Aku sebetulnya dari tadi mau cerita sedih, tapi takut kalau kalian kesal dan marah," ujar Perta dengan wajah sedih.

"Cerita saja cepetan, sudah mau sampai lantai atas nih," sergah Banto.

"Gini lho, kunci kamarnya ketinggalan di mobil......," ujar Perta.

"Perta.....! Kenapa tidak bilang dari tadi?" teriak Banto dengan nada jengkel.

"Lha....! Aku belum dapat giliran cerita yo opo.....?" jawab Perta.

Bama dan Banto serentak berteriak, "Asem tenan....!" [***]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya