Berita

rachmawati soekarnoputri/net

Haul Bung Karno Digelar di Rumah Rachma

SABTU, 20 JUNI 2015 | 12:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, akan menggelar peringatan wafat Bung Karno di kediamannya, Jalan Raya Jatipadang Raya, Jakarta Selatan, Sabtu sore ini (20/6). Sejumlah tokoh nasional direncanakan akan menghadiri kegiatan itu.

Bung Karno yang lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, meninggal dunia pada 21 Juni 1970 di Jakarta.

Bersama Bung Hatta, pada 17 Agustus 1945, Bung Karno memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia. Sehari kemudian, keduanya dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.


Semasa hidupnya Bung Karno dikenal sebagai tokoh nasionalis yang bekerja keras demi kejayaan Indonesia, memperjuangkan kepentingan rakyat dan mendirian bangsa.

Salah satu ajarannya adalah Trisakti, berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya.

"Dewasa ini berbagai ajaran Bung Karno kerap dikutip dan digaung-gaungkan. Sayangnya, semua hanya lips service saja, digunakan untuk menarik minat rakyat. Tetapi tidak pernah dikerjakan dengan sungguh-sungguh," ujar Rachma dalam perbincangan dengan redaksi.

Rachma adalah anak ketiga dari lima anak buah perkawinan pasangan Soekarno dan Fatmawati. Ia dikenal sebagai tokoh yang kritis dan vokal memperjuangan kedaulatan Indonesia.

Pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno dan mantan anggota Dewan Penasihat Presiden ini mengingatkan, sebuah bangsa hanya bisa keluar sebagai pemenang dalam kompetisi dengan bangsa-bangsa lain apabila bangsa itu memegang teguh falsafah hidupnya, dan tidak mudah terombang-ambing.

Rachma juga mengatakan, jangan sampai bangsa ini rusak dan kembali hidup seperti di jaman kolonial hanya karena mengabaikan pesan para founding fathers. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya