Berita

Politik

KONFLIK GOLKAR

Desak Aburizal Tegas Hadapi Agung Cs

JUMAT, 19 JUNI 2015 | 01:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Bendahara Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengajak rekan-rekannya di beringin untuk berani mendesak Aburizal Bakrie agar mengakhirnya sikap lunaknya menghadapi Agung Laksono cs.

"ARB harus tegas membatalkan atau menolak untuk meneruskan islah abal-abal," ujar kata Bamsoet, demikian ia disapa, dalam pesan yang dipancarluaskannya tadi malam (Kamis, 18/6).

Jika ARB terus bersikap lunak dan tetap meneruskan perundingan islah terbatas dengan kubu Munas Ancol, kata Bamsoet, maka hal itu sama saja dengan mengakui kejahatan politik yang mereka lakukan.


Kasus mandat dan dokumen palsu peserta Munas Ancol sudah dibuka dan kini masuk ke tahap penyidikan di Bareskrim Mabes Polri dengan beberapa tersangka. Lantas, dikatakan Bamsoet, bagaimana harus menjelaskan kepada publik jika kubu Munas Bali dengan penuh kesadaran menoleransi aksi kejahatan politik seperti itu?

Bagaimana pula dengan masa depan demokrasi Indonesia yang sudah dibangun dengan susah payah kalau Munas abal-abal sebuah partai politik kemudian mendapat legitiminasi dari pemerintah?
 
Lagi pula, katanya, dukungan terhadap Munas Bali dari para pengurus di daerah tidak pernah berkurang dan semakin solid. Hal itu sebagaimana tercermin dalam kehadiran mereka dalam Rapimnas Golkar pekan lalu.

"Kenapa kita harus takut menghadapi Munas Ancol yang ditolak keberadaannya oleh para kader dan pengurus DPD-I dan DPD-II di seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia?" demikian Bamsoet.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya