Berita

Hukum

Gugatan KPK Tak Usut Setya Novanto Cs Didaftarkan Siang Ini

KAMIS, 18 JUNI 2015 | 01:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sejumlah warga berencana mengajukan gugatan warga negara (citizen law suit) terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gugatan yang akan diajukan Tim Advokasi Indonesia Bersih ini sebagai tindak lanjut lantaran KPK tidak mengindahkan somasi yang mereka sampaikan.

"Gugatan akan didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu siang (18/6) nanti," ujar M.M Bungaran dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, tadi malam.


Sebelumnya, Tim Advokasi Indonesia Bersih mensomasi KPK untuk mengusut kasus korupsi sejumlah politisi dan mantan pejabat negara.

Di dalam somasinya, tim meminta KPK untuk mengusut korupsi 14 politisi dan mantan pejabat negara yang namanya disebut dan diduga terlibat dalam kasus korupsi baik di dalam persidangan maupun dalam amar putusan majelis hakim Tipikor Jakarta.  

Beberapa nama pejabat tersebut antara lain, Ketua DPR Setya Novanto, Menteri BUMN Rini Soemarno, Ketua Umum PPP versi Muktamar Surabaya M. Romahurmuzy, Ketua Umum PKB yang juga mantan Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar, mantan Menkokesra Agung Laksono, dan mantan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono.

Nama Setya Novanto misalnya, muncul dalam kasus korupsi proyek PON Riau. Nama Romahurmuzy muncul dalam persidangan kasus korupsi impor daging sapi dan pangadaan bibit jagung. Adapun nama Edhie Baskoro disebut-sebut dalam kasus korupsi Anas Urbaningrum dan proyek Hambalang.[dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya