Berita

Mantan Dosen ITB Ingin Bangun Infrastruktur Tobasa

RABU, 17 JUNI 2015 | 01:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Didorong keinginan membangung Toba Samosir (Tobasa), Poltak Sitorus serius menjajaki langkahnya maju sebagai calon bupati di pilkada Desember 2015.  

Saat ini, Poltak yang pernah mengajar sebagai dosen ilmu matematika di Institut Teknologi Bandung (ITB) tengah mempersiapkan pencalonan dirinya melalui parpol di Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara.

"Saya tergugah dan percaya momentum pilkada bisa mengubah wajah Tobasa yang jauh tertinggal di segala bidang dari kabupaten-kabupaten lainnya," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/6).


Menurut Poltak, salah satu ketertinggalan Tobasa diakibatkan minimnya infrastruktur. Karena itu dengan dibangunnya insfrastruktur yang memadai, katanya, masyarakat Tobasa bisa bergerak dengan leluasa untuk mengelola potensi-potensi ekonomi yang ada.

"Sebagai seorang perantau, saya harus bergerak cepat untuk menerapkan pengetahuan dan pengalaman saya demi membangun kampung halaman," ujar magister lulusan dari International Business dari California International University Amerika Serikat ini.

Dorongan keluarga besar agar dirinya berperan membangun Tobasa, menjadi alasan lain Poltak bersedia maju di pilkada. Memang, kata dia, sudah saatnya putra-putri yang memiliki keterkaitan sejarah dan moral terhadap Tobasa yang sampai sekarang menjadi perantau di penjuru Indonesia untuk turun gunung membangun kampung tercinta.

""Cita-cita saya sepele, jangan ada lagi masyarakat Tobasa yang harus pindah ke kota-kota besar di Indonesia hanya karena kondisi minus di Tobasa. Saya ingin membangun dengan kerendahan hati diiringi ilmu pengetahuan yang mungkin belum seberapa ini," tukasnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya