Berita

Bisnis

Anak Buah Paloh Minta ESDM Diawasi Ketat

SELASA, 16 JUNI 2015 | 19:54 WIB | LAPORAN:

. Pemerintah bersama Komisi VII akhirnya sepakat menetapkan besar kisaran lifting minyak dalam asumsi makro APBN 2016, Senin (15/6), meski awal pembahasan sempat alot.

Anggota Fraksi NasDem, Endre Saifoel, mengatakan perlunya pengawasan yang lebih maksimal oleh Kementrian ESDM dengan ditetapkannya lifting itu. Khususnya SKK Migas terhadap KKKS.

"Takutnya orang akan berpikiran negatif. Bisa saja produksi minyak sesuai dengan yang ditargetkan sementara pelaporannya berbeda," tegas anak buah Surya Paloh itu dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, sesaat tadi.


Sebagai informasi,  sebelum ditetapkan di Komisi VII, masing-masing fraksi di komisi VII terlebih dahulu mengajukan besaran lifting yang paling rasional menurut perhitungannya.

Ditambahkan Andre, usulan yang diberikan oleh setiap anggota fraksi di Komisi VII sangat beragam. Dalam pertemuan tersebut, NasDem sendiri mengajukan besaran lifting minyak dengan kisaran 800-850 ribu bph (disesuaikan dengan usulan pemerintah). [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya