Berita

ilustrasi milf/net

Dunia

MILF Serahkan Senjata, Perdamaian di Mindanao Semakin Terang

SELASA, 16 JUNI 2015 | 16:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdamaian di wilayah Mindanao Filipina semakin menemukan titik terang. Pasalnya, pasukan pemberontak Moro Islamic Liberation Front (MILF) menyerahkan sejumlah senjata api serta 145 tentaranya kepada pemerintah Filipina pada hari ini (Selasa, 16/6).

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari tahap awal upaya mengakhiri konflik bersenjata yang terjadi di wilayah tersebut sejak beberapa dekade terakhir.

Proses penyerahan tersebut dilakukan di wilayah kepulauan selatan yang juga merupakan pulau terbesar di Mindanao. Proses tersebut menandai dimulainya program dekomisioning untuk kelompok pemberontak sebagai isyarat simbolis komitmen MILF untuk bekerja dengan pemerintah nasional demi mencapai perdamaian abadi.


Dalam acara penyerahan, Presiden Filipina Benigno Aquino ikut hadir sebagai tamu kehormatan.

Sebagai imbalan, sebagaimana tertera dalam perjanjian damai, mantan militan MILF akan diberikan uang tunai dan diberi kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan sehari-hari. Hal itu bertujuan agar mereka bisa mencari penghasilan legal.

Perlu diketahui, setelah perundingan selama 17 tahun, pemerintah Filipina  dan MILF pada Oktober 2012 lalu sepakat untuk membangun kerangka kerja perjanjian damai,

Kedua pihak pada Maret tahun lalu pun diketahui menandatangani Perjanjian Komprehensif di Bangsamoro. Sebagai tindak lanjut, pemerintah Filipina juga terus bekerja pada Undang-Undang Dasar yang akan menggantikan Wilayah Otonomi Muslim Mindanao dengan Daerah Otonomi Bangsamoro. Demikian seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya